April 05, 2014

Lakarkan jiwamu di atas kertas

Bismillah.


Waktu itu
Ah, sukanya aku.

Mengimbau diari perjalanan.

Andai saja,
Kita bisa mengingat setiap detik tersebut

Ada manisnya
Ada juga pahitnya

Pengalaman mematangkan
Walau ia menyakitkan

Sama-sama kita rasai
Nikmat kelazatannya

Ramai orang terlupa
Mereka lebih banyak mengeluh 
daripada mengucap syukur
Seolah-olah tiada Ar-Rahman 

Terus jalan
Ingat tujuan

.refleksi.

March 20, 2014

Murobbi ku

Bismillah,
Mencari jalan keluar,
Solusinya ada di situ.

Suatu hari, hati tergerak untuk menegur beliau di private message.

Aku menceritakan masalah.

Nampak seperti remeh, tapi sungguh ia mengganggu konsentrasi. Kusut.

Beliau memberi kata semangat,

Katanya : "Setiap kali memulakan kerja itu, enti kene banyak tajdid niat."

Aku : "Tajdid niat kak?"


Katanya lagi : " Perbarui niat kita ikhlas dalam membuatnya.."


Nasihatnya cukup ringkas, namun memberi makna yang amat mendalam.

Sangka ku perkara niat ini hanya sekadar biasa-biasa saja.
Rupanya mengandungi seribu satu makna tersirat.

Mengajak manusia supaya tidak lupa diri , kepadaNya.
Dia, Yang Berkuasa memegang hati insani.

Serahkan segala-segala padaNya.

Bismillahi tawakkaltu 'alallah.

March 14, 2014

Seteguh Pengembala Kambing

Bismillah,


Kelam,
Sekadar diterangi sebuah lampu
Yang cahayanya sesekali balam
Terbaring aku termangu-mangu
Buntu dek luka yang dalam.

Checkmate!

Kata itu membisik di qalbi
Bahawa makrifatku sekadar di sini

Ahhh...

Man jadda wajada!!

Kata keramat itu sengaja ku laung
Menanam azam yang tinggi menggunung.

Fikiran ku kembali berputar ligat
Biarpun tiada sebarang hasil
Namun tetap ku terus semangat
Menghindar terdampar di lembah jahil.

Nukilan: Bro Egypt

March 13, 2014

Andai kau tahu

Bismillah,

Dua

Wahai,
Anda tahu senyum itu sedekah bukan?
Sila sebarkan.

Aku,
Sesak nafas lihat kerutan di dahi
Bikin jiwa kacau


Tiga

Jerebu.

Kabur di pandangan
Tidak secerah mentari pagi

Gali mencari
Ada kelompongan 
Alangkah beruntungnya
Ia tekun di dalam solat

March 08, 2014

sepatu

Bismillah.


Biar sedikit tetapi berterusan,
Bukan mati di tengah jalan.

Satu

Tersangkut. Buntu. 
Tiada patah balik.

Ayunkan langkahmu
Melaju.

Campak ke laut dalam
Segala peristiwa silam

Lihat awan
Ada sinar menerangi alam

.........

March 03, 2014

Tanya Sama Pokok~

Dengan nama Allah, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Semakin menginjak usia, semakin bertambah tanggungjawab yang dipikul.
Tanggungjawab sebagai anak, pelajar, senior, hamba, jiran, sahabat dan macam-macam lagi.


Para shuyukh sudah bersedia dengan persiapan akhirat mereka. Kerana apa? Kerana mereka telahpun bersungguh dalam menunaikan tanggungjwab mereka dengan sebaiknya! 

Kita?

Jadilah seperti mereka.

January 27, 2014

Jangan Melihat dari Sudut Pandang Sempit

Bismillahirrahmanirraheem.



Suatu hari seorang suami pulang kerja, dan mendapati tiga orang anaknya sedang berada di depan rumah. Semuanya bermain lumpur, dan masih memakai pakaian tidur. Berarti semenjak bangun tidur, mereka belum mandi dan belum berganti pakaian.

Sang suami melangkah menuju rumah lebih jauh.. Ternyata .. kotak-kotak bekas bungkus makanan tersebar di mana-mana. Kertas-kertas bungkus dan plastik bertebaran tidak karuan. Dan … pintu rumah bagian depan dalam keadaan terbuka.

Begitu ia melewati pintu dan memasuki rumah... MasyaAllah … kacau … berantakan … ada lampu yang pecah. Ada sajadah yang tertempel dengan permen karet di dinding. Televisi dalam keadaan on dan dengan volume maksimal. Boneka bertebaran di mana-mana. Pakaian acak-acakan tidak karuan menyebar ke seluruh penjuru ruangan.

Dapur? Ooooh tempat cucian piring penuh dengan piring kotor. Sisa makanan pagi masih ada di atas meja makan. Pintu kulkas terbuka lebar.

Sang suami mencoba melihat lantai atas. Ia langkahi boneka-boneka yang berserakan itu. Ia injak-injak pula pakaian yang berserakan tersebut. Maksudnya adalah hendak mendapatkan istrinya, siapa tahu ada masalah serius dengannya.

Pertama sekali ia dikejutkan oleh air yang meluber dari kamar mandi. Semua handuk berada di atas lantai dan basah kuyup. Sabun telah berubah menjadi buih. Tisu kamar mandi sudah tidak karuan rupa, bentuk dan tempatnya. Cermin penuh dengan coretan-coretan odol..

dan....

Begitu ia melompat ke kamar tidur...

Ia dapati istrinya sedang tiduran sambil membaca komik!!!

?????#$%!###

Melihat kepanikan sang suami, sang istri memandang kepadanya dengan tersenyum.

Dengan penuh keheranan sang suami bertanya: “Apa yang terjadi hari ini wahai istriku?!!”

Sekali lagi sang istri tersenyum seraya berkata:

“Bukankah setiap kali pulang kerja engkau bertanya dengan penuh ketidakpuasan:'Apa sih yang kamu kerjakan hari ini wahai istriku' bukankah begitu wahai suamiku tersayang?!”

"Betul," jawab sang suami.

“Baik,” kata sang istri, "hari ini, aku tidak melakukan apa yang biasanya aku lakukan”.


***

Pesan yang ingin disampaikan adalah:

1. Penting sekali semua orang memahami, betapa orang lain mati-matian dalam menyelesaikan pekerjaannya, dan betapa besar pengorbanan yang telah dilakukan oleh orang lain itu agar kehidupan ini tetap berimbang, berimbang antara MENGAMBIL dan MEMBERI, TAKE and GIVE.

2. Dan … agar tidak ada yang mengira bahwa dialah satu-satunya orang yang habis-habisan dalam berkorban, menanggung derita, menghadapi kesulitan dan masalah serta menyelesaikannya.

3. Dan … jangan dikira bahwa orang-orang yang ada di sekelilingnya, yang tampaknya santai, diam, dan enak-enakan … jangan dikira bahwa mereka tidak mempunyai andil apa-apa.

4. Oleh karena itu, HARGAILAH JERIH PAYAH DAN KIPRAH ORANG LAIN dan JANGAN MELIHAT DARI SUDUT PANDANG YANG SEMPIT.

Sumber: klik sini